LUXCrime Ultra Lip Matte Review

Hello, hello! ๐ŸŒน

Udah lama banget aku ga bikin review. Karena emang belum ada makeup baru ๐Ÿ˜‚ Tapi, alhamdulillah rezeki anak sholeh, kemarin-kemarin aku dapet 1st place di #EverydayMakeupGiveaway nya FemaleDaily x Bobobobo.com jadi aku dapet voucher senilai 1000K++! Awalnya prize 1st winner adalah Teddy Bear Brush Set dari TooFaced, tapi berhubung soldout gajadi deh. So ada beberapa items yang aku purchase seperti di gambar. 

Ada satu item lagi yang belum sampe sih, Autobalm Palettenya TheBalm shade Hawaii. Tapi karena ga sabar jadi upload aja sekarang ๐Ÿ˜‚ Belanja di bobobobo.com mudah banget, pelayanannya cepet dan customer servicenya juga tanggap! Aku aja kaget pas chat via line dibalesnya secepet itu. Pokoknya great experience โค

Nah, move on to the review. Aku mau review ultra lip matte LUXCrime. Just so you know LUXCrime adalah local brand asli Indonesia punya. Awalnya aku tau brand ini dari skincarenya seperti bodyscrub, masker, etc. Lalu saat mereka keluarin liquid lipstick, eyeshadow dan eyebrush set, I know that this brand is not messing around. I have to get their products! 

PACKAGING

Saat datang dari mas-mas malaikatku (mas pengantar paket), aku liat packagingnya tuebel aman banget. Unboxinglah aku dan ada paperbox bertuliskan LUXCrime berwarna putih. Pas dibuka ada quote rayuan gombal gitu tertulis yang otomatis bikin kita sebagai customer senyum-senyum sendiri. This has to be appreciated karena kebahagiaan customer adalah nomer 1 and they really look up to it details. As you can see lipsticknya dibalut paperbox gitu dengan design yang lucu banget bernuansa pastel, surely I have to keep it! *bancipackaging*

Bentuk lipsticknya seperti liquid lipstick pada umumnya. Seumum itu bener-bener standar macem Ofra atau Morphe yag terbuat dari hard plastic. Warnanya juga sesuai dengan warna isi dari shade masing-masing lipen. 

Aplikatornya pun umum banget tapi lentur gitu jadi nyaman dan bisa menjangkau bentuk bibir apapun. So it’s quite easy to apply. 

FORMULA 

Aku purchased 2 shades yaitu Rose Me Up dan My Debut. Kalau diliat dari websitenya, warna-warna lipen yang mereka liris ini bener-bener memiliki undertone warm, sangat cocok dengan kulit wanita Indonesia. Warna dasarnya a bit orangy. Shade Rose Me Up ini warnanya pink keorange2an gitu, gak yang muda tapi a bit dark. Cocok untuk daily look yang bikin fresh buat kulit NC25 kaya aku. Sedangkan shade My Debut ini warnanya brick red keorange2an juga. Pas diswipe warnanya super pigmented! Bener-bener nutup bibir hanya dengan sekali swipe. Dan yang paling aku suka adalah formulasinya omaygaaaaat seringan itu pas berubah jadi matte. Like literally have nothing on my lips! SUKA BANGET. Waktu jadi mattenya pun gak lama sekitar 15s. Untuk ketahanan menurut aku jempol sih. Karena aku pake makan yang berminyak pun stainnya masih ada dan gak cracking, cenderung fading cantik gitu. Sedangkan kalau ga dipake makan, cuma minum cantik bener-bener stay on all day. 

Nah, buat yang bibirnya kering but not giving up on matte lips,  ada tips dari aku. Saat kalian dandan, pake lipbalm. Pas mau pake lipennya LUXCrime ini hapus lipbalmnya, terus pake. Believe me it’s gonna super light dan cantik. Karena aku coba saat masih pake lipbalm, agak berat gitu ke bibir so it’s a big no for me. Tapi sekali lagi which one you prefer it’s you do you.

PRICE 

Harganya Rp 105.000,- / pcs. Sangat sangat terjangkau sih dengan kualitas kaya gini. In the middle deh soalnya ada local lipen yang lebih murah ya hehe. Tapi menurut aku worthed kok. Tube nya panjang dan jumlah lipen yang didapet juga kayaknya lebih banyak daripada lipen lokal pada umumnya (tapi idk exactly how much the product karena gak ditilis berapa oz di website resminya). So it’s a good deal for me. 

CONCLUSION 

Kesimpulannya, menurut aku lipen dari LUXCrime ini WORTH TO BUY BANGET. Formulasi oke, packaging no issue, harga oke. Warnanya juga mendukung para pecinta lipen matte Indonesia. Selain itu mereka juga cruelty free! I’m definitely gonna purchase another colours. Dan aku pengen banget eyeshadow nya yang lagi super hits ituuuuu karena bener2 soldout dimana2 ๐Ÿ˜ญ Doakan aku dapet ya hehe jadi bisa review lagi! 

Kalian bisa purchase produk-produk LUXCrime melalui shopee / bobobobo.com / tokopedia atau langsung ke luxcrime.com. Atau ceki ceki produknya di Instagram mereka @luxcrime_id

So that’s all from me. Here’s bonus picts from me wearing those lippies. Thanks for reading, please comment on your thoughts below and see you on another reviews! โค

LUXCrime shade Rose Me Up

LUXCrime shade My Debut

Ombre lips using RoseMeUp and MyDebut

Advertisements

Grande Hotel Cafe Set from Too Faced Cosmetics Reviewย 

Hello, beautys! 
Kali ini aku mau review salah satu holiday set 2016 dari Too Faced Cosmetics, yap Grand Hotel Cafe Set. Jadi item ini diproduksi khusus saat holiday (Christmas – New Year 2016) alias gak continuing. Alhamdulillah aku dapet set ini sebagai hadiah pemenang giveaway dari Female Daily. Senengnya bukan main pas nerima set cantik ini! So here is the review!

PACKAGING 

First impression pas unboxing adalah CAKEP BANGET PACKAGINGNYA AAAAAK! Sehisteris itu seneng banget karena set ini absolutely pleasing on the eyes. Too Faced memang terkenal dengan packagingnya yang super cute and sweet so this is a good deal. Makeup set ini bertema cafe yang ada di dalam hotel dengan suasana Christmas, didominasi dengan warna-warna pastel dan grafis yang bagus. Di dalamnya ada 3 palettes yang dinamakan dan beneran scented as holiday treats! Yaitu Gingerbread Cookie, Peppermint Mocha dan Eggnoc Latte. Wanginya duuuuh beneran kaya 3 minuman di atas ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™ˆ๐Ÿ’•I 

Selain 3 eyeshadow palettes di atas, ada juga mascara Bettee Than Sex yang hits banget itu versi travel sizenya. 

Kalau soal packaging alias presentasi dari produknya kita tau kalau Too Faced gak pernah main-main. Packagingnya sturdy banget terbuat dari karton tebal gitu yang banyak embossnya dan tidak terkesan murah, melainkan of course, super cute! Dilengkapi dengan magnet pada ujung palette sehingga seperti buku yang siap kita buka kapanpun. Di belakang setiap palette juga ada tempat kita untuk menulis notes apabila salah satu atau 33nya palette itu mau kita kasih sebagai hadiah. 

PIGMENTASI 

Now we’re talking about pigmentation of the palettes. Nah, sayangnya kualitas eyeshadow dan blush dari ketiga palette ini ga secute packagingnya. 

Swatch Gingerbread Cookie

Swatches di atas tanpa eye primer/concealer dan menggunakan jari. Bisa diliat bahwa hampir semua warnanya muncul dengan cantik. Tapi ada beberapa shades yang ga konsisten seperti banyak fall out dan cenderung powdery. Seperti Gingersnap dan Winter Dream yang cenderung seperti powder pigment dibanding pressed eyeshadow. Jadi terbang-terbang gitu saat diaplikasikan. Bahkan shade Black Coffee yg basically eyeshadow matte hitam biasa aja gak sehitam yg aku bayangkan. Sayang banget ๐Ÿ˜ญ Tapi ada shade yang lumayan aku suka, yaitu Cup of Joe, warna hitam dengan glitter cantik gitu, but still powdery banget. 

Swatches Eggnoc Latte Palette

Sama seperti palette sebelumnya, terdapat inkonsistensi di shimmer eyeshadow seperti pada shade Eggnoc Latte dan Cold Brew. Sisanya, warna dan konsistensinya aku cukup suka. Blushnya juga bikin look aku terlihat natural. Apalagi shade Central Perk cantik banget! The green is really complimenting my eyes. 

Swatches Peppermint Mocha Palette

Masih sama seperti palette sebelumnya, powdery dan fall out still the issues. But, this palette is much better! Shade yang aku kurang suka adalah Candy Cane dan Christmas Blend. Sisanya aku lumayan suka, especially shade Sprinkles is soooo cute! Dan blushnya, Santa Baby is surprisingly pigmented jadi suka aku jadiin eyeshadow ๐Ÿ˜‚ 

STAYING POWER

Jangan harap eyeshadow2 di atas akan stay all day long tanpa eye primer/concealer. Karena cenderung powdery, jadi banyak eyeshadow yang fall outnya malah terbang2 annoying gitu ๐Ÿ˜‚ Dan ada beberapa shade yang harus banget pake jari diaplikasiinnya karena ga keangkat pake brush, udah dibasahin ataupun pake Fix +. Untuk shade – shade  yang bagus seperti Central Perk, Sprinkle, dll cukup pake eye primer and you’re good to go. Kira-kira sampai 6 jam masih on warnanya. Tapi kalau eyelids kamu cenderung oily, mungkin bisa bubar jalan. 

BLEND-ABLE 

Untuk blending, I must say it’s easy to blend, terlepas dari betapa powdery eyeshadow – eyeshadownya. Aku sarankan untuk pake tapered blending brush atau pointed eyeshadow brush, karena kalau blending brushnya terlalu besar, eyeshadow tersebut akan kemana-mana dan kesannya jadi kotor. 

KESIMPULAN 

Pros +

  • Packagingnya cute banget, kokoh dan menarik dengan wanginya yang menjadi khas Too Faced  
  • Good deal, dengan harga – + 1 juta udah dapet 3 palette dan 1 mascara
  • Ada beberapa shades yang cantik dan tidak powdery

Cons – 

  • Eyeshadow nya sangat powdery
  • Tidak konsisten formulasinya antara satu shade dengan yang lain, terutama eyeshadow shimmer

So itulah review singkat dari aku. Jujur sedikit kecewa dengan inkonsistensi eyeshadownya, karena set ini lumayan hyped saat diluncurkan oleh Too Faced. Semoga untuk holiday set 2017 ini Too Faced memperbaiki formulanya dan tidaj hanya mengandalkan penampilan. Untuk look yang aku buat dengan palette ini akan aku update di instagramku, @nafisalfisalma

Thanks for visiting my blog and see you on my next reviews, love! X O X O. 


NIVEA MAKEUP CLEAR WHITE TONER Review

Hai, hai! ๐Ÿ˜˜

Selamat Idul Fitri 1438 H bagi kalian yang merayakan ๐Ÿ™ โœจ๐Ÿ˜ Maafkan di bulan Ramadhan kemarin aku sempet off dari tulis-tulis review karena riweuh akan beberapa hal. Tapi mulai dari sekarang aku akan post berbagai review atau tutorial sekilas dari makeup yang aku suka pake akhir-akhir ini. 

So, di hari lebaran kemaren atau buka puasa sebelumnya pasti kita sering keluar ketemu keluarga atau temen dan ga ketinggalan dandanan yang on point is a must. Salah satunya makeup. Yap! Tapi suka ada kendala di kulit wajah yang cenderung kusam dan ga segar karena asupan cairan yang kurang selama kita puasa. Jadi aku pun berpikir buat beli toner yang sebenar-benarnya toner (biasanya pake micellar water buat exfoliasi, wkwk). 

Diriku pun termakan rayuan mbak-mbak Century BIP yang bilang toner dari Nivea ini lagi hits. Dan karena aku lagi riweuh (emang orangnya aja ribet sendiri), jadi ga merhatiin pas mbaknya kasih toner yang untuk semua jenis kulit dan berminyak. Oh noooooo! Pas sampe rumah aku agak sebel dan nyesel juga gak check dulu apa aja yang aku beli di Century. Karena sayang  juga udah beli yaudah deh dipake. 

Awalnya aku deg-degan karena takut ga cocok. Secara kulit aku kering sensitif dan dikasihnya malah toner buat kulit jenis lain (masih kesel ampe sekarang padahal udah bilang sama mbaknya mau produk untuk yang punya dry sensitive skin). Aku pake toner ini setiap habis double-cleansing menggunakan baby oil dan Tamagohada Facial Wash dari Hadalabo. 

Kesan pertama pas aku buka umhhhh… Wangi alkoholnya cukup menyengat. Yap ternyata itu karena di daftar ingredients tertulis alcohol denat di baris atas yang berarti kandungannya lumayan banyak. Makin deg-degan aja ni jantung takut breakout atau gimana. Tapi aku beraniin karena penasaran juga sekuat apa kulit muka aku. 

Setelah pemakaian pertama yang aku rasain cuma wanginya lumayan, ada sensasi nyeessss dingin gitu dan residu makeup bener-bener keangkat! Padahal biasanya aku anggap keadaan muka aku itu udah bersih, tapi pas pake toner ini ternyata masih kotor, iyuwh. Dan karena aku anaknya gasuka kalo ada sisa produk exfoliating toner di muka, udahnya aku bilas lagi pake air dan ditap-tap pake handuk sampe kering. Baru lanjut ke tahap moisturizing dan skincare rutin malem lainnya. 

Setelah aku pake selama 2 minggu ini aku ngerasa ada sedikiiit perubahan. Kulit aku jadi lumayan cerah dan kulit matinya keangkat banget, jadi kalo pake scrub pun ga terlalu banyak kulit mati kaya dulu. Cuma aku membatasi pemakaiannya hanya sekitar 2 hari sekali atau pas makeup berat aja, karena kandungan alkohol dan methylparaben yang bisa memicu eksim aku. But I’m quite glad karena tau sejauh mana kuatnya kulitku hehehe. 

Di kemasannya ada klaim bahwa produk ini bisa meminimalisir timbulnya jerawat, pori-pori membesar dan efek mencerahkan wajah 10x dari vitamin C. I must say emang belum terlalu kentara efek yang diberikan produk ini kalau diliat dari klaimnya, karena baru 2 minggu juga kali ya. Tapi kalau untuk mencegah jerawat dan mencerahkan, lumayan juga. Karena emang basicnya aku ga acne-prone jadi jerawatpun biasanya muncul karena PMS atau kulit sering kena polusi aja. Mencerahkan seperti yang aku bilang tadi, lumayan terlihat. Tapi kalo pori-pori aku ga ngerasa ada perubahan. Kalau kulit jadi kencang sih yaaaaa bisa dibilang lebih kencang dan kenyal. But maybe itu karena rangkaian skincare lain juga kali ya. 

Untuk kemasannya sih praktis banget, gak gampang tumpah dan isinya banyak, 200ml. Mengenai travel friendly sih kegedean karena bentuknya tube tapi besar. But I don’t mind jadi tergantung kalian juga keberatan gak kalo bawa toner ini pas travelinh. Harga yang dibanderol sekitar Rp40.000,- sih menurut aku affordable banget. Pasti abisnya sekitar 2 bulanan. Gampang juga dicarinya karena biasanya ada di supermarket atau drugstore kaya Century / Guardian  /  Watson. 

So ini kesimpulan untuk pro & cons dari Nivea Makeup Clear Toner :

(+) Pros

Harganya terjangkau (Rp. 40.000,-). 

Isinya banyak, 200ml. Longlasting bisa sekitar 2 bulanan (tergantung pemakaian). 

Kemasannya handy dan praktis (tube gak gampang tumpah). 

Formulasinya aman bahkan buat aku yang punya eksim dan tipe kulit dry-sensitive. 

Lumayan efektif berdasarkan klaim yang ada di kemasan. 

(-) Cons 

Agak kurang travel friendly karena besar (belum nemu yang travel sizenya). 

Mengandung alkohol jadi sangat tricky untuk jenis kulit tertentu. 

So far, I’m kinda like it but not that much. Aku akan update lagi gimana efeknya setelah sebulan lebih atau setelah habis pemakaian toner ini. Semoga review aku bisa membantu kalian yang mau coba juga toner ini ya. 

Thanks for reading. I’ll be back soon with another review/tutorials. Bye! Xoxo. 

Review WARDAH HYDRATING ALOE VERA GELย 

Happy Sunday, all! 

Kali ini aku akan review tentang salah satu produk anggota skincareku. Yaitu Wardah Hydrating Aloe Vera Gel. Yap, akhir-akhir ini emang banyak brand kecantikan Korea merilis produk-produk aloe vera yang bertujuan untuk memberikan kelembaban dan soothing effects. 

Memang pada dasarnya, tanaman aloe vera atau kita kenal sebagai lidah buaya ini buanyak banget manfaatnya. Seperti dibuat masker untuk rambut (menebalkan, lebih hitam, mengkilat dan sehat), masker wajah atau bahkan dibuat minumannya karena khasiatnya yang dipercaya dapat meredakan panas dalam dan mengandung zat antioksidan tertentu. Sampe di setiap rumah keluarga besar aku pasti bertengger pot-pot berisi tanaman lidah buaya. Gak heran juga kalo kini banyak muda-mudi yang sadar akan pentingnya menambahkan produk aloe vera ke vanity desk nya. 

Awal aku beli produk dari Wardah ini udah lama banget sekitar 2 taun lalu. Karena males buat ngolah lidah buaya depan rumah alhasil aku beli ini (sungguh pemalesan ya). Tapi emang agak takut  juga kalo langsung ‘nemplokin’ lidah buaya ke wajah. 

Awal pake aku gak terlalu ngerti step by step skincare. Serius. Pake cleanser aja ngasal dan gak cari infonya dulu. Gak pake pelembab, main langsung pake foundation aja kalau makeup. Alhasil muka bruntusan dan eksim aku kambuh lagi. That was my most desperate moment in my life! Saat itulah aku berharap produk ini bisa bikin wajah aku agak lembab. Tapi ternyata karena ada sensasi tingling alias agak panas gitu aku jadi takut banget muka aku makin parah daaaan aku onggokin produk ini di lemari. 

Nah, beberapa waktu berlalu, aku mulai ngerti soal tahapan skincare karena eksim aku udah sembuh. Sampe dimarahin sama dokter karena aku cenderung cuek sama kulit aku sendiri. Terus aku nemu lagi produk ini pas beres-beres kamar. Kebetulan wajah aku lagi kering dan kusam. So aku pake produk ini jadi sleep mask gitu (pakenya double layer sebelum tidur, lalu pas bangun paginya cuci muka pake air hangat). Ajaib! Muka aku langsung kenyal, merah-merahnya hilang dan jadi seger aja gitu. Duh! Where have you been, Napica!? 

Sejak saat itulah produk ini aku pake hampir tiap hari sebagai pelembab tambahan di malam hari. Jadi sekian curhatnya, kita langsung ke reviewnya yuk! 

Produk ini berbentuk gel transparan sangat khas dengan bentukan asli dari aloe vera. Wanginya ga tajam cuma emang ada sedikit fragrance (bisa liat dari foto ingredients di atas), but I’m okay with that. Pas diaplikasiin memang dingin-dingin lengket gitu. Satu pump kecil sepertu foto di atas bisa buat seluruh telapak tangan dan atasnya. Jadi lumayan hemat juga untuk pemakaian 100ml. Memang agak lengket pas pengaplikasian, tapi akan meresap sekitar 30 detikan. Tergantung dengan tipe kulit kita masing-masing. 

Kalo sensasi tingling atau agak panas di awal itu aku rasa karena kulit pasti beradaptasi setiap ada produk atau zat baru yang masuk. Di kemasannya doi mengklaim akan memberikan efek soothing, moisturizing dan cooling. 

Untuk  soothing, I give this a YES. Karena kalau dipake malem atau pas siang-siang lagi kering2nya gitu bikin adem banget dan terkesan menenangkan kulit yang capek. 

Untuk moisturizing, I give this a YES. Karena memang wajahku jadi lebih lembab, seger dan kenyal gitu. 

Untuk cooling, I give this a YES. Efek mendinginkannya lumayan kerasa. 

I just found out bahwa produk ini bagusnya aku pakai setelah pakai milk moisturizer dari Hadalabo. Jadi  gak dipakai sebagai pelembab utama, melainkan produk tambahan. Kadang aku pakai juga buat bagian badan lain yang kering atau luka bekas kebakar gitu, jadi efek dinginnya kerasa. Ada yang bilang bisa untuk stretchmarks tapi not really working for me. Jadi bisa dibilang klaim produk ini di packagingnya aku anggep terpenuhi semua (YEAY!). 

Bare face after using this product (maap ya abis mandi banget)

Packagingnya terbuat dari plastik, ada klepnya gitu jadi ngatur pumpnya gampang. Isi 100ml juga banyak, soalnya aku pake gak abis-abis. Lumayan travel friendly sih, gak bulky tapi gak simple banget juga. 

Produk ini dibanderol dengan harga 25rb – 35rb, terjangkau banget kan? Bisa didapetin di counter Wardahnya langsung, pasar-pasar tradisional gitu atau di olshop. Udah menjamur banget pokoknya. 

So intinya aku sekarang suka sama produk ini. Selalu aku bawa kemana-mana. Walaupun gak begitu ‘wow’, tapi buat penderita eksim kaya aku yang gak boleh banget kulitnya kering, produk ini jadi life saviour. Apalagi kalau dibandingkan dari harga dan kualitasnya, it’s worth the hype for me. 

Jadi itulah review aku untuk Aloe Vera Gel dari Wardah. Ingat ya, setiap produk skincare bereaksi berbeda bagi tiap orangnya. Jadi meskipun kita sama punya eksim dan kulitnya kering-sensitive, tetap berbeda. Jangan lupa kalau ada reaksi iritasi terus-menerus lebih baik ke dokter dan hentikan pemakaian. 

Thanks for reading ya guys. Tunggu review skincare aku berikutnya! ๐Ÿ’‹

Review FOCALLURE 9 EYESHADOW NO. 05

Hai, hai! 

Selamat menunaikan ibadah puasa yaa bagi kalian yang menjalankan ๐Ÿ™ 

Oiya, aku akan review barang yang udah lama aku jualin tapi belum pernah cobain sendiri. Yaitu FOCALLURE 9 EYESHADOW. Eyeshadow berisi 9 warna ini hadir dalam 5 series. Dari nomor 01-05.

Source : google

Aku pilih warna 05 karena dari dulu susah banget nyari eyeshadow yang isinya 50 shades of oranges haha. Eyeshadow ini sempet diburu parah karena reviewnya beauty vlogger Tasya Farasya di chanel youtubenya. Dia kayak suka banget sama brand Focallure and here we go! 

Focallure adalah makeup brand dari China. Sebenernya aku udah tau lama brand ini secara suka wara wiri di AliExpress. Tapi karena mendadak booming akhir-akhir ini aku jadi penasaran juga. Dan yang bikin lega adalah Focallure ini brandnya ‘jelas’ alias di tiap kemasannya terdapat ingredients, expire times, etc jadi gak mengkhawatirkan. 

PACKAGING 

Untuk packaging sih aku cukup impress. Karena dengan tema all black, bikin kesannya elegan, bersih dan gak murahan. Boxnya disertai keterangan untuk bagian mana produk digunakan dengan font yang besar, kaya EYES, LIPS, FACE, dll. Pas dibuka aku kira eyeshadownya akan lebih besar. Tapi kemasannya aku suka banget sih. Kaya dari plastik semi kaca gitu dan buka tutupnya magnetik. Lebih mudah dibukanya daripada Sleek. 

Sayangnya gak ada cermin jadi agak rempong kalo dibawa travelling, padahal ukurannya udah pas banget ๐Ÿ˜ฆ Oiya gak ada aplikator juga. Meski emang kebanyakan aplikator bawaan biasanya gak manfaat ya kecuali brush UD Naked. So far I love the packaging. 
PIGMENTASI 

NAH. Ini yang jadi faktor orang2 amazed sama brand ini. Pigmentasinya menurut aku bagus banget. Buat eyeshadow di bawah 100rb kualitasnya sangat memuaskan. Berikut swatchnya. 

Taken with natural sun light

Taken with flash

Awalnya aku agak underestimate karena biasanya produk drugstore itu bagus kalo bagian shimmer nya aja. Buat Focallure ini bisa aku bilang ciamik juga bagian matte nya. Warna orange nya itu loooh uhhhh cantik banget. Akhirnya aku dapet warna orange matte yang aku sukai ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Ada kuning matte (gak terlalu pigmented sih) cocok buat ngeset eye base atau concealer di mata. Terus orange yang terang ampe gelap bisa untuk lids atau crease gitu. Daaan warna paling gelapnya (bukan hitam sih lebih ke super dark taupe) cocok buat eyeliner. Jadi kalo range warna yang dibutuhkan suatu eye makeup buat aku cukup lengkap. 

Warna-warna begindang cocok banget buat org Indo yang mayoritas kulitnya sawo matang atau kuning langsat. Daaan aku swatch ini cuma 1-2 swipe TANPA base eyeshadow. Kece kan? 

HARGA 

Focallure ini gak ada counter resminya jadi kita cuma bisa beli di olshop2. Harga pasaran sekitar 80rb – 100rban. Sangat worthed untuk kualitas segitu ๐Ÿ‘

HEALTH CAUSE

Alhamdulillah, aku seneng banget sama brand ini. Keterangan tentang produknya juga lengkap dan tertulis dengan sangat jelas. Tertulis juga 24M yang artinya eyeshadow ini batas pemakaiannya 2 tahun setelah kemasan dibuka.  Jadi buat kalian yang punya alergi terhadap suatu zat, bisa pikir-pikir buat purchase Focallure. 

Jadi kesimpulannya… I LOVE THIS EYESHADOW!

Warna-warnanya yang earth toned cocok banget buat sehari-hari kalo hangout gitu, shimmer nya juga pigmented banget jadi kalo buat makeup kondangan bikin kita  cetarrrrrr. Pas kemaren diswatch ga sadar tangan langsung ambil brush haha. Jadi inilah hasil tanganku main-main dengan Focallure. 

Ini no filter loh huaha

Sekian review aku. Semoga bisa meracuni kalian yang ragu buat beli Focallure hehe. Yang mau tau aku jualan dimana bisa cek instagram Folkee (psst ada sisa 1 eyeshadow warna ini loh,  komen di ig ya siapa cepat dia dapat). 

Selamat menunggu buka puasa semuanya! Samlekum ๐Ÿ’•๐Ÿ™๐Ÿ˜˜

Review IN THE BALM OF YOUR HAND PALETTE by theBalm Cosmetics

Hai hai, girls! 

Munculnya palette yang punya beberapa fungsi atau jenis produk dalam 1 palette itu sangat membahagiakan. Karena selain kita bisa menghemat doku dalam memenuhi nafsu bersolek (maklum masih tercatat sebagai mahasiswi aktif ๐Ÿ˜‚), kita juga bisa dapet beberapa produk kece dalam 1 palette yang ga makan banyak tempat serta travel friendly alias bisa kita bawa kemana-kemana. Yap, aku akan review In the Balm of Your Hand Palette by theBalm Cosmetics!

Palette jagoanku ini terdiri dari 5 jenis produk kosmetik (versi mininya)  yang super hype dari theBalm, yaitu eyeshadow, highlighter, blush, bronzer dan lipstick. Banyak banget kan? Memang dengan 1 palette ini udah mewakili kebutuhan makeup kita sehari-hari (kecuali base dan alis yaaa). Eyeshadownya terdiri dari 4 shade yang berasal dari eyeshadow palette berbeda-beda, yaitu Shady Lady, Nude Tude dan Balm Jovi. Serta highlighter favorite para beauty vlogger dan blogger yaitu si cantik Mary-Lou Manizer yang sudah hitpan. 

Swatches taken with natural sun light

Lalu di top row ada 3 blush dan 1 bronzer, yaitu Hot Mama, Instain, Cabana Boy dan Bahama Mama. Gak lupa juga lipcream &  lipstick yang sebenernya jarang banget aku pake (berhubung aku lip matte freak), yaitu How ‘Bout Them Apples (caramel) dan The Balm Girls (mia moore). 

Swatches taken by natural sun light

Swtach taken by natural sun light

Nama-nama shade theBalm ini emang super unik ampe nulis review ini aja liat palette ratusan kali ๐Ÿ˜‚ Hokay! Kita langsung aja review nya yaaah~

PACKAGING 

AH! TheBalm gaada matinya mengenai packaging. Lucu-lucu banget! Selalu mengangkat tema yang berbau vintage atau 70’s gitu, bikin aku selalu mupeng (secara aku banci packaging ye). Warna-warni memanjakan mata. Bisa diliat di foto atas kalau palette ini ada box slide nya gitu, dari paper yang tebal terkesan ringan, tapi gak murah dan eco friendly. Disertai dengan cermin yang yaaaah ga besar2 banget lumayan bisa touch up centil kalau dibawa pergi. Cuma kalau udah kotor agak peer bersihinnya karena yang namanya karton tebel gitu apalagi dasarnya warna putih kalo udah kena noda yaa udah aja belepotan kemana-mana (apa emang akunya aja yang jorok wkwk). 
PIGMENTASI 

Kalau ngomongin pigmentasinya, theBalm bisa dikatakan salah satu brand yang gak main-main soal kualitas. Selain tema produknya yang kreatif, pilihan warna dan pigmentasinya juga ajib. Foto di atas adalah swatches sekali swipe tanpa base apapun. Kece kan? Dan theBalm sendiri selalu memultifungsikan produk-produknya. Kaya lipcream yang bisa jadi cheek cream, highlighter jadi eyeshadow atau sebaliknya dan bronser/blush yang bisa jadi eyeshadow juga. Jadi theBalm emang bener-bener bikin kita bisa berkreasi tanpa batas. Pigmentasi yang tinggi juga tetep blendable loh. Jadi cocok untuk riasan sehari-hari maupun kondangan di malam hari. Mengenai ukuran gausah takut, karena meski mini, gak gampang abis, malah eyeshadow mirip sama  versi aslinya. Buat hitpan aja bener-bener harus dipake tiap hari. 

HARGA

Harga palette ini di pasaran sekitar Rp. 450.000,-. Tapi kurang tau kalau di counter theBalm sendiri (baru ada di Jakarta) berapa karena aku belum kesana. Untuk palette yang isinya macem-macem dan fungsional banget sih buat aku super worthed! 

KEAMANAN / HEALTH CAUSE

Ingredients bisa diliat di laman website resmi theBalm. Mager juga buat nulisnya haha. But it’s super save dan bisa dipake buat yang kulit sensitive macem kulitku. Oiya di belakang kemasan ada tulisan ’12M’ yang berarti waktu efektif pemakaiannya (sampai kadaluarsa) adalah 12 bulan / 1 tahun sejak kita buka packagingnya.  

Buat yang cari palette ini kalian bisa dapetin di counter resmi theBalmID di Jakarta (lupa mallnya, kepoin aja instagramnya ya), olshop-olshop di instagram atau Shopee. Daaan jangan mau kalau ada yang nawarin dengan harga di bawah 200rb ya (kecuali preloved) karena udah buanyak banget yang malsuin palette ini tapi bilangnya Ori. Kasian uang dan kulit kitanya ๐Ÿ˜ญ 

Ada bonus juga ini adalah hasil aku main-main dengan palette ini hwehehehe. 

So, kesimpulannya, palette ini RECOMMENDED BANGET. Semoga review aku di atas bisa jadi motivasi atau inspirasi kalian dalam memutuskan untuk adopsi ini palette ya. Thanks for reading, cantik-cantikku โœจโœจโœจ

Review QIANYU EYESHADOWย 

Hai hai semua. 

Mumpung minggu ini lagi produktif-produktifnya (semoga keterusan ya ๐Ÿ˜‚), aku mau bikin review tentang salah satu eyeshadow dari  brand yang misterius tapi buanyak banget yang cari. Yaitu Qianyu Eyeshadow. 

Aku sendiri gatau eyeshadow ini pabriknya dimana dan apakah Qianyu ini brand tersendiri atau gimana. Ada yang bilang dari China, Amerika dll tapi official storenya sendiri aku ga nemuin. Dan lebih misteriusnya lagi aku gatau ingredients dari eyeshadow ini. A bit risky memang. Karena aku punya kulit yang super sensitive harus lebih aware sama apa yang aku pake di wajah. But, overall I’m fine! Tapi kalau kalian sangat mengutamakan keamanan sih aku ga recommend karena mungkin reaksi setiap produk akan berbeda di tiap individu. Oke langsung aja kita ‘telanjangi’ eyeshadow palette ini. 

PACKAGING 

Memang kita ga bisa berharap banyak dari packaging. Terbuat dari plastik gak terlalu tebal, tanpa cermin dan 1 aplikator sponge gitu (yang entah kemana) memang terkesan cheap. Ya ada harga ada kualitas. Tapi pernah jatoh beberapa kali, hebatnya ga pecah packagingnya bahkan eyeshadownya gak crack sama sekali (padahal udah siap2 menerima kenyataan kalo palette ini akan hancur lebur). 

PIGMENTASI 

Taken with natural sun light

Taken with flash

NAH INI BAGIAN FAVORITE AKU. Penyebab eyeshadow ini dicari dimana-mana karena @tasyafarasya ngerave abis-abisan tentang pigmentasinya. Bisa diliat di swatch aku di atas. Gak bohong, terpampang nyata nan manjahhhh ๐Ÿ˜‚. Kalau brand ini ngeluarin produk matte eyeshadow yang pigmentasinya persis…. Aku borong asli! Produk pasar (udah bukan drugstore ya wkwk) tapi rasa high end. Macem temanan aja gitu sama Juvias Place. 

HARGA 

Hanya dengan +-Rp.30.000,- saja kamu udah bisa dapet eyeshadow cantik ini. Hemat bukan? Udah bikin seneng, ga bikin kantong bolong. Malah kalo kalian jago nawar dan ngulik, bisa kayanya 50rb dapet 2 eyeshadow. 

KEAMANAN (HEALTH CAUSE) 

Nah, ini juga yang jadi perbincangan para makeup junkies. Karena ingredients dan info tentang Qianyu ini sangat sedikit alias misterius gitu, banyak yang ragu buat pake ini eyeshadow. Karena balik lagi kita harus sangat peduli dengan apa yang kita pake sebagai makeup. Terlebih sebagai beauty enthusiast yang baik (ciye) kita harus menjaga kecantikan dan kesehatan kulit kita. So, choose wisely. 

Tapi overall,  karena selama aku pake gaada efek samping atau muncul ruam / iritasi sebagaimana yang terjadi kalo aku alergi terhadap suatu produk, I LOVE QIANYU. Gak bisa sehari berlalu tanpa pake Qianyu ini sebagai eyeshadow atau highlighter (sumpah bagus banget jadi highlighter ga boong dah). Yang bikin kesel adalah sifat misterius eyeshadow ini ya susah dicari juga. Sampe impor sendiri akibat ‘racun’ ini. So, eyeshadow ini recommend buat pecinta pigmentasi dan produk murmer kaya aku. Tapi kalau kalian sanksi atas ketidaktransparanan keamanannya, mungkin bisa cari alternatif lain, seperti produk lokal yang bagus dengan harga mirip yaitu Inez, Wardah atau Emina. Inilah hasil aku main-main dengan kesayanganku ini. 

Untuk sehari-hari aku pakai highlighter (sebelumnya pake stick highlight dari Focallure). Hasilnya glowing banget!

Pake eyeshadow biru di lids

Aku pake warna yg agak gold sebagai highlighter dan putih di lids

Pake warna putih di lids dan sebagai highlighter

Sekian review dari aku, semoga bermanfaat yah. Jangan sungkan buat tanya2 atau kasih saran ke instagramku @nafisalfisalma. Samlekum! ๐Ÿ’•

Review LA GIRL BLUSH COLLECTION IN GLAMย 

Hello, girls! 

Akhirnya aku bisa sentuh kotak makeup lagi setelah beberapa bulan hiatus huahahaha. Oke. Kali ini aku mau review salah satu blush palette paling pertama yang aku punya. Adalah LA Girl Blush Collection in Glam. Blush Collection ini sendiri ada 3 varian, Glam, Glow dan Pink. Kebetulan aku cuma punya varian ini aja. Perbedaannya terletak di shade warna blush, bronzer dan highlighter nya. Ada yang lebih pinkish (Pink) atau nuansa peach (Glow). Sedangkan aku yang suka golden highlight (pas di kulit aku yang suntanned gitu) ala ala model VS’ dan pipi pink merona cocok banget dengan warna-warna di varian Glam.  

Sebetulnya aku agak bingung dengan palette ini karena gak semua isinya adalah blush. Melainkan ada 2 blush, 1 bronzer dan 1 highlighter.  Lebih ke face palette sih hehe (maksa). Tapi justru yang bikin aku tertarik sama palette ini adalah dalam 1 produk udah ada banyak fungsi sekaligus. Cocok banget buat mahasiswi kaya aku yang kalo mau beli makeup harus jualan makeup dulu :”-) 

Pigmentasi 

Taken with natural sun light

Taken with flash

Hebatnya palette ini pigmentasinya bagus. Semua warnanya keluar. Tapi bisa jadi bumerang karena gampang menor kalau pengaplikasiannya ga hati-hati. Swatch aku di atas pakai jari ya (ga pake brush). 

Blending

Meskipun pigmentasinya tinggi, palette ini lumayan blendable jadi fine aja buat aku. Jangan lupa setelah diambil dengan brush, harus tap tap baru aplikasikan ke muka. Biar kesannya natural dan gak kaya boneka susan. Warna coklatnya sangat warm, jadi harus hati-hati agar gak bikin kesan ‘kotor’ di muka kita. Tapi karena warna pink dan coklatnya nyata banget, jadi sering aku pakein untuk eyeshadow. Highlighternya kece sih, aku suka aplikasiin vaseline petroleum/highlight cream dulu ke bagian yang mau aku highlight, lalu kasih highlighter dari palette ini. Hasilnya popping banget! (secara aku banci highlighter). Meski popping begitu masih bisa dipake untuk sehari-hari (noted : untuk kalian yang emang kesehariannya suka highlight super popping biar orang yang liat langsung silau). Kalau diduetin sama brush-brushnya Real Techniques wah… Klop banget deh. Biasanya aku selalu pake Blush Brush nya RT. 

Packaging

Seperti khas produk-produk LA Girl yang lainnya pasti terbuat dari plastik tebel gitu, ada sedikit cermin (kaya segaris gitu tapi menurut aku gak terlalu functional) dan gampang buat dibuka (magnetik). Gak berkesan murah atau mewah, jadi biasa saja. Memang panjang dan agak besar jadi gak travel friendly. Tapi karena biasa aku jadiin eyeshadow juga, I don’t mind bring it anywhere I go. Apalagi kalo seharian ke kondangan dari pagi ampe malem. Gak perlu ribet bawa beberapa palette. 

Harga 

SUPER  AFFORDABLE! Ini yang aku suka. 1 palette udah ada 2 blush + 1 bronzer + 1 highlighter dibanderol dengan harga Rp. 100.000,- . Cocok banget buat pemula kaya aku yang selalu belajar buat halusin full face makeup nya. Kalian bisa dapetin di shopee atau olshop-olshop instagram (aku dapetnya di @folkee_). 

Ini lah hasilnya kalau aku pake di wajah (sebagai blush, bronzer, highlighter). Bronzernya juga kece  banget buat shading hidung. Flawless gimanaaa gitu. Secara aku gak pernah absen buat pake blush dan highlighter, palette ini favorite bingits ๐Ÿ’•

Ig @nafisalfisalma

Dan ini hasil aku main-main eyemakeup dengan palette ini. Untuk liat hasil kreasi makeup aku bisa cek instagram aku.  

Ig @nafisalfisalma – blush pink tua aku jadikan warna dasar

Segitu aja review aku. Sampai saat ini, palette ini selalu aku pakai buat looks yang berat kaya kondangan, photo shoot dan temen-temen yang biasa pengen dimakeupin. Pokoknya recommended banget untuk kalian yang baru pertama mendalami dunia makeup. Semoga review ini berguna buat kalian yang thinking about adopting this palette โค๐Ÿ’‹


*All pics credit to www.littledosecorner.wordpress.com. *

Purple HALO EYES Makeup Tutorial

Hello, hello!

I’m back guys. Finally bisa mood posting lagi hihi. First of all HAPPY NEW YEAR 2017! May this year turn out to be greater ย than the last. And I’m expecting wonderful things to come. Setelah bersibuk ria karena — alhamdulillah akhirnya– aku seminar usulan penelitian 17 Januari kemarin. So, one step closer to be a bachelor of law!

Oke balik ke topik utama aku akan coba hadirkan first look di tahun 2017 ini. Purple halo eyes makeup. Halo eyes? Apaan sih itu?

Halo eyes dari pengertian yang aku dapet terinspirasi dari fenomena ‘halo’ ย yang suka ada di kutub atau daerah dingin lainnya, identik dengan campuran warna-warna indah dan sparkling di tengahnya gitu. Nah, saat diaplikasikan ke mata, jadi inner dan outer corner eyes kita warnanya deep, sedangkan tengahnya (on the lid) warnanya lebih terang cenderung shimmer. Look ini bikin kesan mata kita lebih ‘belo’, elegan dan segar.

Tutorial yang aku lakukan ini sangat minimalis, karena waktu itu dibuatnya via history instagram so sorry for the low quality ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™.

img_20170121_163015_0451

Jujur aku sendiri masih harus banyak belajar untuk blending dan nemuin warna-warna yang pas dan fun buat dipake. Since blending adalah kunci dari look ini, jadi emang agak memakan waktu but it’s worth the time kok. Apalagi kalau kita udah terbiasa bakal bisa improve dengan warna-warna yahud ala Juvia’s Place, Huda Beauty atau Colourpop eyeshadows. But here we go!

Untuk produk-produk yang aku pakai adalah :

Purple disini aku pake shade Nude Tude (inner & outer corner of the lids)

Untuk center of the lid aku pake rose gold (warna kedua dari kanan baris bawah)

Kali ini aku akan bahas eye makeupnya aja ya.

  1. Jadi setelah pakai eye primer, aku set lid aku dengan warna pertama (yang ditandai merah) ย di palette ELF sebagai base.
  2. Lalu gunakan warna kedua (yang ditandai merah) sebagai transition shade.
  3. Aplikasikan warna Nude Tude dari palette theBalm di atas ke outer & ย inner corner. Blend sampe dapet warna yang diinginkan.
  4. Untuk center of the lid aku apply warna rose gold di Sleek palette. Jangan lupa blend blend blend till die.
  5. Untuk mempertegas warna aku tambahin warna ketiga di ELF palette ke outer corner.
  6. Setelah cantik dan blended, pertegas dengan eyeliner bergaya cat eye. Aku pakai Maybelline HyperSharp Liner.
  7. Jangan lupa seimbangkan lower lash line dengan aplikasikan warna ungu yang diatas lalu smudge dan blend lagi.
  8. Look ini cocok banget dengan falsies yang baday jadi keliatan gradasi warnanya hehe. Berikut video yang aku bikinย Purple Halo Eyes Makeup Tutorialย , hope you like it guys ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Sekian tutorial aku kali ini. Selanjutnya aku akan bikin look-look romantis menyambut Valentine! So don’t miss it yaaa. Thanks for reading ๐Ÿ˜

Review LIP CREAMATTE in ‘FuzzyWuzzy’ ย by EMINA COSMETICS

A girl can never have too much lipsticks

Hello guys, I’m back !

Kali ini aku akan review salah satu lipen matte berbentuk cream yang lagi hits. Apalagi kalo bukan produk lokal kece super cute , Creamatte by Emina Cosmetics! Tersedia dalam 7 shades, warna-warnanya tuh wearable banget sih menurut aku. Jadi pengen beli semua! Tapi berhubung kulit aku super sensitif, jadi aku mau coba satu shade dulu, yaitu yang paling nude, FuzzyWuzzy .

Lipcream yang diberi nama Creamatte ini dibanderol dengan harga IDR 45.000, – saja. Tentu sangat affordable dibandingkan dengan lipcream lokal yang kualitasnya serupa apalagi import. Kemarin aku beli di Guardian PVJ dan shadesnya lagi lengkap huhu pengen borong :(((

Kalau dari packaging, aku suka karena simple, memperlihatkan warna asli dari si isinya, dari plastik tebal yang gak gampang pecah dan aplikatornya juga gak terlalu panjang jadi memudahkan kita buat aplikasiin si lipcream ini. Sekilas penampilannya ngingetin aku sama NYX SMLC karena persis banget kalo disandingin. Dusnya juga cute banget haha fix gak akan aku buang. Untuk formulasi, aku suka karena ga terlalu cair gitu 11 12 lah sama NYX SMLC. Cuma Creamatte Emina ini wanginya gak khas atau malah menurut aku gak ada aroma sama sekali which is gak ganggu. Nah ini dia swatch yang udah aku bikin untuk kalian.


So far gak bikin kering banget sih, karena memang kunci kalo kita mau pake matte lipstick adalah harus exfoliate yang bener. Nah berhubung bibir aku lagi agak kering jadi cracking dikit but it’s ok. Dari pemakaian ke hasil mattenya ga terlalu lama, paling sekitar 1 menit udah keliatan warna nyata yang keluar di bibir kita. Cukup pigmented untuk sekali aplikasi. Warnanya cantik banget, jenis nudes yang aku suka. Udah aku coba pake selama 5 jam, terus dipake makan mie kocok, es jeruk dan beberapa kripik gitu. Hasilnya lipcream ini gak cracking bahkan cuma ilang sedikit (faded). Jadi jempol banget deh untuk lipcream dari Emina ini. Harga lokal tapi kualitas internasional ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Bonus selfie saat pake lipcream ini hihi.

Kesimpulannya, Creamatte by Emina Cosmetics ini sah jadi salah satu lipen favorite aku. Selain terjangkau, formulasi dan warnanya juga aku suka. Jadi ย gak ragu untuk koleksi semuanya ! ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚